-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
Ditempa untuk Melayani, CPNS Ditjen Infrastruktur Digital Siap Jadi ASN Berkarakter
Bandung (Infrastruktur Digital) – Rangkaian Orientation Training CPNS Batch III Tahun 2026 di lingkungan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital resmi berakhir pada Sabtu (05/09/2026). Lebih dari sekadar pelatihan fisik dan kedisiplinan, kegiatan ini menjadi ruang bagi para CPNS untuk membangun mental, karakter, integritas, serta semangat kebersamaan sebagai bekal menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (SFR) dan Infrastruktur Digital Kelas I Bandung, Kasno, mengingatkan bahwa menjadi ASN berarti siap hadir untuk melayani masyarakat.
Menurutnya, masyarakat dapat menyampaikan beragam persoalan terkait infrastruktur digital, mulai dari gangguan sinyal, blank spot, hingga layanan telekomunikasi lainnya. Karena itu, ASN dituntut tidak hanya memahami persoalan teknis, tetapi juga mampu memberikan penjelasan dan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
“Pada dasarnya kita adalah pelayan masyarakat. Kita harus memiliki pengetahuan dan mampu memberikan penjelasan kepada masyarakat dengan baik,” ujar Kasno.
Pesan tersebut sejalan dengan tagline Kementerian Komunikasi dan Digital, “Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga”, serta nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya semangat Berorientasi pada Pelayanan.
Kasno juga berpesan agar para CPNS menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus terus mengembangkan profesionalisme, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, dan kompetensi.
“Tetaplah menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Jadilah insan profesional, disiplin, mampu bekerja sama, berorientasi pada pelayanan, dan terus belajar untuk meningkatkan kompetensi,” pesannya.
Pada pelatihan yang bertempat di Telkom Corporate University Bandung, para CPNS tidak hanya ditempa secara fisik. Mereka juga diajak membangun ketangguhan mental, karakter, serta kemampuan menghadapi tekanan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting karena organisasi yang kuat membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki karakter dan mental yang kuat pula.
Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, menambahkan bahwa setiap individu dalam organisasi merupakan bagian dari sebuah rangkaian kerja yang saling terhubung. Tidak ada pekerjaan yang berdiri sendiri karena hasil dari satu proses akan menjadi dasar bagi proses berikutnya.
“Sebagai value chain kita harus memberikan kinerja yang maksimal, kinerja yang paling baik, sehingga pekerjaan berikutnya akan semakin baik,” kata Faisal.
Sementara itu, Ketua Tim Sumber Daya Manusia dan Organisasi, Reza Adhitya Boer, menekankan pentingnya membawa nilai dan pembentukan karakter selama pelatihan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Bekal tersebut dinilai penting untuk menjawab arahan strategis Menteri Komunikasi dan Digital yang menjadi kompas bersama dalam pembangunan sektor digital, yaitu “Pembangunan harus bergeser dari sekadar coverage menuju meaningful connectivity.”
Artinya, pembangunan infrastruktur digital tidak berhenti pada hadirnya jaringan, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat dan menghadirkan konektivitas yang bermakna bagi masyarakat.
Reza juga mengingatkan pesan Direktur Jenderal Infrastruktur Digital agar para ASN senantiasa menjaga integritas dan kerendahan hati, menjadi pembelajar sepanjang hayat, serta merawat jiwa korsa.
“Kepintaran tanpa integritas akan merugikan institusi. Tetaplah jujur dan rendah hati dalam setiap keputusan. Dunia digital bergerak sangat cepat, jangan cepat puas dengan apa yang sudah dikuasai hari ini,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar rasa persaudaraan dan kekompakan yang terbentuk selama pelatihan terus dijaga dalam perjalanan pengabdian sebagai ASN.
“Persaudaraan dan kekompakan yang lahir dalam pelatihan ini jangan sampai luntur. Kita adalah satu tim yang akan saling menguatkan dalam membangun infrastruktur digital Indonesia,” tutup Reza.
Berakhirnya Orientation Training bukan menjadi akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Para CPNS kini membawa bekal disiplin, karakter, integritas, dan semangat kolaborasi untuk hadir memberikan pelayanan terbaik serta ikut mewujudkan infrastruktur digital Indonesia yang semakin terhubung, tumbuh, dan terjaga.
Sumber/Foto: Humas Infrastruktur Digital.