-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
Balmon Semarang Perkuat Zona Integritas untuk Hadirkan Layanan Publik yang Lebih Cepat, Transparan, dan Akuntabel
Semarang (Infrastruktur Digital) — Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital Kelas I Semarang terus melakukan perbaikan kualitas pelayanan publik melalui pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Upaya tersebut diarahkan untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang semakin mudah, cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Balmon Semarang, Supriadi, saat pelaksanaan wawancara dan verifikasi lapangan oleh Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang bertempat di Kantor Balmon Semarang, Senin (31/8/2026).
Menurut Supriadi, pembangunan Zona Integritas tidak berhenti pada pemenuhan dokumen atau proses penilaian, tetapi menjadi bagian dari upaya memperbaiki cara kerja organisasi agar pelayanan yang diterima masyarakat semakin berkualitas.
“Pembangunan Zona Integritas bagi kami bukan sekadar pemenuhan dokumen, tetapi menjadi instrumen untuk memastikan pengawasan spektrum frekuensi radio, penanganan gangguan, inspeksi perangkat, pelayanan perizinan, serta interaksi dengan masyarakat dilakukan secara profesional, objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari konflik kepentingan,” ujar Supriadi.
Sejak pembangunan ZI dimulai pada 2021, Balmon Semarang terus melakukan berbagai pembenahan, termasuk menindaklanjuti rekomendasi hasil evaluasi TPN pada 2023. Perbaikan dilakukan melalui enam area perubahan, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Berbagai langkah perbaikan tersebut mencakup peningkatan keterlibatan pimpinan dalam perencanaan dan evaluasi, pemantauan indikator kinerja, penerapan manajemen risiko berbasis aplikasi, pengendalian konflik kepentingan, penguatan kanal pengaduan, serta evaluasi terhadap inovasi pelayanan secara berkelanjutan.
Bagi masyarakat, berbagai pembenahan tersebut diarahkan untuk menghadirkan pengalaman layanan yang lebih sederhana dan mudah diakses. Balmon Semarang terus mengembangkan layanan melalui kanal daring dan luring, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, alur, waktu, biaya, status layanan, hingga kanal pengaduan secara lebih jelas dan transparan.
Upaya tersebut juga diperkuat melalui inovasi Balsemonline dan Satu Klik Satu Frekuensi yang ditujukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan dan informasi terkait tugas serta pelayanan Balmon Semarang.
“Pelayanan diharapkan menjadi lebih cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi. Masyarakat memperoleh akses terhadap informasi persyaratan, alur, waktu, biaya, status layanan, serta kanal pengaduan,” kata Supriadi.
Perbaikan layanan tersebut tercermin dari peningkatan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang naik dari 3,57 pada 2024 menjadi 3,60 pada 2025 dan mencapai 3,85 pada triwulan I 2026. Sementara Indeks Persepsi Antikorupsi (IPAK) meningkat dari 3,76 menjadi 3,81 dan mencapai 3,89 pada triwulan I 2026.
Balmon Semarang juga berhasil mempertahankan predikat Pelayanan Prima Kategori A selama dua tahun berturut-turut, sementara pada 2026 masih menjalani proses penilaian.
Setelah sesi wawancara, TPN melakukan verifikasi lapangan dengan meninjau ruang monitoring, mobil monitoring, serta loket pelayanan. Tim juga melihat secara langsung proses pelayanan dan memperoleh informasi dari pengguna layanan untuk memastikan pelaksanaan pelayanan telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Melalui pembangunan Zona Integritas menuju WBK, Balmon Semarang menegaskan bahwa integritas dan tata kelola bukan tujuan akhir, melainkan fondasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Perbaikan dilakukan secara berkelanjutan agar pengawasan spektrum frekuensi radio dan pengelolaan infrastruktur digital dapat berjalan profesional sekaligus memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat.
Sumber/ Foto: Humas Infrastruktur Digital.