-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
Tiga Negara Bahas Perkembangan ASO di Pertemuan Jakarta
Jakarta (SDPPI) - Delegasi tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Singapura, bersama membahas perkembangan program peralihan TV analog ke digital dalam The 2nd Special Trilateral Meeting on Analogue Switch Off (ASO) di Hotel Sari Pasifik Jakarta, Kamis (1/3).
Pertemuan ini dituanrumahi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, dalam hal ini Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, guna membahas kondisi terkini masing-masing negara dalam mengimplementasikan TV digital.
Secara garis besar, ASO di tiga negara akan dilaksanakan pada tahun ini.
Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC) menginformasikan bahwa peralihan ke TV digital di Malaysia akan ditunda hingga 31 Desember 2018.
Hal yang sama juga disampaikan Singapura, yang menurut Infocomm Media Development Authority of Singapore (IMDA), pelaksanaan ASO di negara ini akan diundur setahun lagi dari Desember 2017 menjadi 31 Desember 2018 dengan maksud untuk memberi kesempatan kepada yang belum beralih ke TV digital.
Dalam persiapan menuju ASO, Singapura akan memberlakukan semua saluran TV analog menyertakan tanda atau tulisan “ANALOGUE” di layar TV untuk membantu masyarakat mengetahui apakah mereka terpengaruh oleh ASO.
Di Indonesia, sebagaimana dijelaskan Direktur Penataan Sumber Daya Ditjen SDPPI yang juga Ketua Delegasi Indonesia, Denny Setiawan, bahwa Indonesia masih menghadapi kendala regulasi yang mengakibatkan tertundanya waktu pelaksanaan ASO yang sebelumnya ditetapkan akhir tahun 2017.
Indonesia saat ini masih menunggu Undang-Undang Penyiaran yang baru akan diberlakukan pada tahun 2018 ini. Regulasi tersebut diharapkan mampu menjadi solusi terhadap permasalahan yang ada, katanya.
Denny juga optimistis bahwa permasalahan ASO dapat diselesaikan Indonesia sebagaimana pengalaman sebelumnya ketika memecahkan masalah CDMA-GSM.
Secara khusus delegasi Malaysia mengucapkan terima kasih kepada Kemkominfo RI dan mengapresiasi atas pengaturan yang dibuat pada pertemuan ini. Sebaliknya, Indonesia melalui Denny Setiawan menyampaikan apresiasi kepada semua delegasi karena telah membuat pertemuan ini sukses.
Apresiasi serupa diberikan oleh Ketua Delegasi Singapura Mr. Raymond Lee kepada Kemkominfo, dan menyatakan kesiapan negaranya untuk menjadi tuan rumah pertemuan berikutnya yang direncanakan berlangsung Oktober mendatang.
Sebagai informasi, Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Penataan Sumber Daya Denny Setiawan, Malaysia diketuai oleh Mdm Norizan Bahrain yang juga Chief Officer Spectrum and Numbering Management,Licensing and Economic Regulation, sedangkan Singapura diketuai Mr. Raymond Lee, Director Infocom Resources & Technology.
sumber/Foto : Tasya/Lucia/hms