-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
Komdigi Jaga Kualitas Sinyal di Tengah Penanganan Bencana Longsor Bandung Barat
Bandung (Infrastruktur Digital) - Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital memastikan kualitas layanan telekomunikasi tetap terjaga di wilayah terdampak bencana longsor Kabupaten Bandung Barat. Upaya ini dilakukan untuk mendukung kelancaran koordinasi penanganan darurat, distribusi bantuan, serta akses informasi bagi masyarakat.
Direktorat Jenderal Infrastruktur melalui Balai Monitor SFR Kelas I Bandung melakukan bersama operator seluler melakukan pemantauan intensif kualitas jaringan di sejumlah titik terdampak. Dari hasil pengukuran di lapangan, ditemukan adanya penurunan kualitas layanan akibat terputusnya kabel fiber optik di beberapa lokasi. Namun demikian, gangguan tersebut telah ditangani melalui langkah optimalisasi jaringan dan penambahan kapasitas oleh operator seluler.
“Kita berkomitmen untuk terus melakukan monitoring kualitas layanan telekomunikasi di lokasi terdampak dengan berkoordinasi dengan operator seluler dan stakeholder terkait guna menjaga stabilitas layanan telekomunikasi selama proses evakuasi pascabenca longsor di Kab. Bandung Barat” ucap Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital Ervan Fathurokhman Adiwidjaja, Jumat (30/01/2025).
Selain perbaikan infrastruktur, Komdigi juga memastikan kesiapsiagaan jaringan agar tetap stabil menghadapi potensi lonjakan trafik komunikasi selama masa tanggap darurat. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna mempercepat pemulihan layanan dan meminimalkan dampak gangguan telekomunikasi bagi masyarakat.
Komdigi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan infrastruktur digital, khususnya pada situasi bencana, sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan publik yang tangguh, responsif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Monitoring yang dilakukan oleh Pengendali Frekuensi Radio (PFR) Balai Monitor SFR Kelas I Bandung adanya penurunan kualitas layanan akibat ditemukenali adanya 6 BTS Operator Seluler yang terdampak dikarenakan Fiber Optic Cut pada tanggal 24 Januari 2026 dan sudah kembali normal pada tanggal 25 Januari 2026. Secara umum dari hasil pengukuran kualitas layanan yang dilakukan mendapatkan hasil baik dengan rata-rata kecepatan 19 Mbps.
Sumber/ Foto: Humas Infrastruktur Digital.