-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
Komdigi Optimalkan Jaringan Telekomunikasi untuk Dukung Konektivitas Kepulauan Riau
Jakarta (Infrastruktur Digital) – Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk melakukan optimalisasi infrastruktur telekomunikasi di Provinsi Kepulauan Riau sebagai upaya memperkuat konektivitas digital, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terluar.
Upaya penguatan infrastruktur digital nasional terus dilakukan guna memastikan pemerataan akses dan mendukung pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
Kualitas sinyal mobile broadband telah menjangkau hampir seluruh Indonesia, meskipun masih terdapat sejumlah area yang memerlukan peningkatan kualitas layanan, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan.
“Dalam menangani wilayah blankspot, pemerintah juga mendorong pemanfaatan aplikasi Signal. Dengan aplikasi tersebut dapat dilakukan usulan dan akan dilakukan survei serta evaluasi bersama tim operator seluler guna menentukan solusi paling tepat, berupa penguatan sinyal, penambahan kapasitas bahkan pembangunan BTS baru”, ucap Wayan pada Kamis (29/01/2026)
Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada penyediaan BTS, tetapi juga pada penguatan tulang punggung berupa fiber optik. Keberadaan fiber optik menjadi fondasi utama dalam pelayanan publik.
Sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan, penyelengaraan jaringan telekomunikasi dilakukan oleh operator, sementara pemerintah berperan sebagai regulator dan fasilitator.
“Untuk menjangkau wilayah nonkomersial dan blankspot, pemerintah melakukan intervensi melalui berbagai program, termasuk pembangunan infrastruktur pendukung dan pemanfaatan teknologi satelit serta optimalisasi frekuensi” lanjut Wayan.
Pemerintah juga menyiapkan kebijakan strategis melalui pemanfaatan frekuensi, hal ini dapat meningkatkan efisiensi pembangunan jaringan, memperluas jangkauan layanan, serta mempercepat penanganan blankspot di ribuan desa yang kini belum terlayani secara optimal.
“Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator seluler, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan pembangunan infrastruktur digital dapat berjalan merata, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di era digital” tutup Wayan.
Audiensi yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto, Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Mulyadi, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital RI Arnanto Nurprabowo, BAKTI, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Diskominfo Kepulauan Riau.
Kegiatan ini membahas tentang optimalisasi pemanfaatan infrastruktur Tower BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital di wilayah Kepulauan Riau. Guna mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi, khususnya pada wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terluar).
Sumber/Foto: Humas Infrastruktur Digital