-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
SDPPI Maksimalkan Pameran Manado untuk Sosialisasi Frekuensi
Manado (SDPPI) - Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kemkominfo memaksimalkan kehadirannya di Pameran Produk Unggulan, Pariwisata, dan Investasi (SMESCO PPI Expo) 2017 di Manado, Sulawesi Utara, untuk mensosialisasikan tentang penggunaan spektrum frekuensi radio serta standardisasi alat/perangkat telekomunikasi.
Penyebarluasan informasi mengenai penggunaan frekuensi dan standardisasi perangkat telekomunikasi kepada masyarakat luas terus digalakkan oleh Ditjen SDPPI guna meminimalkan penyalahgunaan frekuensi radio serta alat atau perangkat telekomunikasi yang dampaknya bisa sangat luas.
Mewakili Ditjen SDPPI, Kasubag Pemantauan dan Penertiban Balai Monitor Kelas II Manado Syahril Amir, yang menjadi salah satu pembicara dalam serangkaian pembukaan SMESCO PPI Expo, mengatakan bahwa memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat seputar spektrum frekuensi radio dan standardisasi alat/perangkat telekomunikasi merupakan salah satu tugas dan fungsi Ditjen SDPPI.
Terkait hal itu, Ditjen SDPPI akan memaksimalkan kehadirannya dalam pameran itu untuk mengedukasi dan memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat soal frekuensi dan standardisasi perangkat telekomunikasi melalui berbagai kegiatan, seperti penyebaran iklan layanan masyarakat, konsultasi publik, maupun workshop, kata Syahril Amir disela pameran SMESCO PPI Expo di Manado, Kamis (21/9).
SMESCO PPI Expo 2017 akan berlangsung selama empat hari dari 21 sampai dengan 24 September di Manado Town Square, Jalan Pierre Tendean, Manado. Pameran ini diikuti sejumlah instansi pemerintah dan usaha kecil menengah dari sektor pariwisata, kerajinan, hingga makanan dan minuman.
Direktur Utama PT Panca Wira Kreasindo, M Endra Runy, selaku ketua panitia melaporkan bahwa jumlah instansi pemerintahan yang ikut dalam pameran ini ditargetkan 30 instansi.
Beberapa instansi yang ikut serta antara lain Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Pemkot Makassar, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang, Pemkab Badung (Bali), BPJS Kota Manado serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Ketika membuka pameran, Sekretaris Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulut, Benny Kalonta, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta pameran, sekaligus selamat menikmati Kota Manado sebagai kota tujuan wisata.
Pengembangan Kota Manado sebagai kota pariwisata, katanya, merupakan terobosan gubernur Sulut, bahkan dengan nota kesepahaman dengan beberapa negara Asia diharapkan akan banyak penerbangan langsung dari luar negeri ke Manado.
“Sehingga diharapkan event-event pameran seperti ini dapat berguna juga dirasakan oleh para wisatawan mancanegara,” kata Benny Kolanta.
(Sumber/Foto : hms)