-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
Komdigi Tegaskan Pentingnya Kedaulatan dan Integrasi AI dalam Ekosistem Satelit Masa Depan
Jakarta (Infrastruktur Digital) — Pentingnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam industri satelit sebagai cara utama dalam membantu meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta mendorong inovasi pada layanan satelit dan jaringan non-terestrial.
“AI dapat membantu meningkatkan kualitas layanan satelit, sementara satelit juga dibutuhkan agar manfaat AI dapat menjangkau seluruh masyarakat, termasuk di daerah pelosok,” ucap Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail dalam sambutannya di APSAT International Conference 2026 bertema “The Future of Satellite Ecosystems: Importance of Sovereignty, AI, Innovation and Technological Integration”, Selasa (12/5/2026).
Konferensi yang dilaksanakan di Fairmont Jakarta ini diselenggarakan oleh Asia-Pacific Satellite Communications Council bersama Asosiasi Satelit Seluruh Indonesia, bertujuan mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, dan pelaku sektor satelit dari berbagai negara untuk membahas masa depan ekosistem satelit global dan transformasi digital.
Melanjutkan sambutannya, Ismail menegaskan bahwa pengembangan layanan satelit tidak hanya berkaitan dengan konektivitas, tetapi juga inklusivitas bagi seluruh masyarakat, termasuk wilayah terpencil dan kepulauan.
“Sebagai negara kepulauan yang berada di kawasan ring of fire, Indonesia membutuhkan konektivitas yang kuat dan resilien untuk mendukung layanan publik, mitigasi bencana, kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi digital” sambung Ismail.
Sementara itu, Direktur Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital Adis Alifiawan, dalam sesi Satellite Executive Roundtable menyampaikan bahwa Indonesia tengah bergerak menuju ekosistem satelit multi-orbit yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan layanan digital masa depan.
Menurut Adis, layanan satelit kini berkembang tidak hanya untuk broadband internet, tetapi juga direct-to-device (D2D), konektivitas maritim, penerbangan, hingga Internet of Things (IoT).
“Pemerintah juga terus menjaga keseimbangan antara inovasi dan kedaulatan digital melalui penguatan regulasi dan pengelolaan spektrum frekuensi” jelasnya
Melalui partisipasi pada APSAT International Conference 2026, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan melalui penguatan ekosistem satelit nasional.
Sumber/ Foto: Humas Infrastruktur Digital.