-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
Jaringan Telekomunikasi di Lombok Pulih Cepat Pascagempa
Mataram (SDPPI) - Jaringan telekomunikasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang aksesnya sempat terputus akibat gempa bumi berkekuatan 7.0 skala Richter bisa pulih dengan cepat setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama pihak terkait, termasuk penyelenggara jaringan seluler, mengambil langkah-langkah pemulihan.
Pada tiga hari setelah gempa 5 Agustus lalu, 50 persen dari total jaringan telekomunikasi di Lombok berhasil dipulihkan berkat recovery yang dilakukan Kemkominfo melalui UPT Ditjen SDPPI (Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Mataram) bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), ORARI, RAPI, dan penyelenggara jaringan seluler.
Balmon SFR Kelas II Mataram menyampaikan bahwa tidak berfungsinya jaringan komunikasi disebabkan karena terputusnya aliran listrik ke Menara telekomunikasi akibat gempa bumi yang menyebabkan kerusakan jaringan listrik di Kabupaten Lombok Utara.
Sesaat setelah terjadinya gempa, jaringan telepon seluler yang bisa digunakan di lokasi dekat dengan pusat gempa bumi di Kabupaten Lombok Utara adalah jaraingan PT. Telkomsel. XL Axiata, Indosat dan Smartfren dan hanya bertahan sampai pukul 03.30 WITA karena kehabisan daya baterai.
Kemudian pada pukul 10 WITA pada hari yang sama, Telkomsel mampu melakukan recovery jaringan telekomunikasi di dua titik yaitu di Kota Tanjung dan Kota Pemenang dengan memobilisasi genset ke lokasi untuk keadaan darurat. Kemudian diikuti oleh tiga operator lain yaitu XL Axiata, Indosat dan Smartffren yang on air pada pukul 15.00 WITA.
Menkopolhukam Wiranto kemudian memimpin rapat penanggulangan bencana gempa bumi yang dihadiri Kepala BNPB, Kasum TNI, Gubernur NTB, Kapolda NTB, dan Balmon Kelas II Mataram yang mewakili Kemkominfo.
Dalam Rapat tersebut diputuskan bahwa Kemkominfo yang dalam hal ini diwakili Balmon SFR Kelas II Mataram berkewajiban untuk secepat mungkin mengkoordinir recovery kondisi jaringan seluler di Kabupaten Lombok Utara.
Berkat kerja sama Balmon SFR Kelas II Mataram bersama BAKTI, ORARI, RAPI, dan penyelenggara jaringan seluler, maka pada tiga hari setelah gempa jaringan telekomunikasi telah mampu on air dan meng-cover daerah pedesaan dan terluar di Kabupaten Lombok Utara yang terdampak sangat parah oleh gempa.
Upaya recovery telah berhasil memulihkan jaringan telekomunikasi di Malimbu, Malaka, Pecinan, Gili Trawangan, Pemenang, Medana, Tanjung, Rempek, Gangga, Kayangan, Selengan, Santong, Akar-Akar, Bayan, Magling, Karang Bajo, Sambik Elen, Madayin (Lotim), Combat Obel Obel (Lotim) dan Sembalun (Lotim) atau 50 persen dari total jumlah jaringan yang ada.
Balmon Kelas II Mataram juga memerintahkan RAPI dan ORARI agar segera menghidupkan repeater yang dimiliki guna membantu relawan dan petugas dalam evakuasi para korban bencana, selain menyerahkan bantuan lima unit telepon satelit kepada satuan tugas penanganan bencana gempa bumi Lombok Utara.
Diserahkan juga bantuan 12 unit perangkat koneksi internet melalui satelit (VSat) dan fiber optik kepada Pusat Penanganan Bencana yang berada di posko pengungsian Madayin (Lotim), Posko Sembalun (Lotim), Posko Sambik Elen (Lotim), Posko Bayan (Lombok Utara), Posko Kantor Bupati Lombok Utara (3 unit), Posko Pemenang, Posko Bentek, Posko Lingsar (Lombok Barat), Media Center Kantor Gubernur (2 unit) dan Posko RSUP Mataram.
Balmon SFR Kelas II Mataram juga telah menyalurkan sumbangan berupa sembako sebanyak 1.210 paket di Posko Utama Tanjung dan 1.210 paket di Poko Utama Lingsar yang berasal dari PT. Dwi Tunggal Putra.
(Sumber/foto: Balmon Mataram/Kasno)