-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
Perkuat Konektivitas Kalimantan, Komdigi Siapkan Fondasi Digital IKN yang Cerdas Tanpa Blank Spot
Yogyakarta (Infrastruktur Digital) – Pemerintah terus memperkuat fondasi konektivitas nasional untuk mendukung operasionalisasi Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan digital yang cerdas, aman, dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan infrastruktur telekomunikasi yang terintegrasi, mulai dari jaringan fiber optik, layanan broadband bergerak, hingga pemanfaatan teknologi satelit generasi baru. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan transformasi digital nasional berjalan merata dan mampu menjawab kebutuhan layanan publik maupun aktivitas ekonomi digital di masa depan.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Wayan Toni Supriyanto, saat menjadi narasumber pada Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Sinergi Lintas Sektor dalam Penguatan Infrastruktur Telekomunikasi dan Ketahanan Siber Menuju Ibu Kota Nusantara yang Cerdas, Aman, dan Berkelanjutan di Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, Wayan menegaskan bahwa pembangunan konektivitas nasional dilakukan melalui pendekatan ekosistem yang mengintegrasikan teknologi fiber optik, jaringan terestrial nirkabel, dan satelit sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi.
“fiber optik tetap menjadi tulang punggung utama infrastruktur digital karena memiliki kapasitas besar, latensi rendah, serta fleksibilitas untuk ditingkatkan sesuai kebutuhan layanan digital yang terus berkembang” ucapnya, Rabu (24/6/2026).
Saat ini, Kalimantan telah didukung jaringan fiber optik yang membentang dari wilayah barat hingga timur, serta layanan 4G yang menjangkau hampir seluruh kawasan perkotaan. Selain itu, layanan 5G juga telah tersedia di sejumlah kota utama seperti Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Banjarmasin, Banjarbaru, Palangkaraya, Tarakan, dan kawasan IKN.
Lebih lanjut, Wayan menjelaskan bahwa Kalimantan memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekosistem digital nasional karena menjadi titik pendaratan berbagai Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik maupun internasional. Keberadaan infrastruktur tersebut memperkuat kapasitas jaringan nasional sekaligus membuka peluang bagi IKN untuk terhubung secara lebih cepat dan andal dengan berbagai pusat ekonomi dan digital dunia. Untuk mendukung kebutuhan konektivitas yang terus meningkat, pemerintah juga menyiapkan tambahan spektrum frekuensi melalui seleksi pita 700 MHz dan 2,6 GHz serta pengembangan layanan Fixed Wireless Access (FWA).
Selain penguatan jaringan terestrial, pemerintah juga tengah mempersiapkan pemanfaatan teknologi satelit generasi baru yang memungkinkan layanan komunikasi langsung ke perangkat seluler atau direct-to-cell. Teknologi ini diharapkan mampu menghapus keterbatasan akses telekomunikasi di wilayah terpencil, termasuk kawasan laut, pegunungan, dan daerah yang sulit dijangkau.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyelenggara telekomunikasi, dan seluruh pemangku kepentingan, penguatan infrastruktur telekomunikasi dan ketahanan siber di Kalimantan diharapkan dapat mempercepat transformasi digital nasional sekaligus mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan digital yang cerdas, aman, dan berkelanjutan” tutup Wayan.
Sumber/ Foto: Humas Infrastruktur Digital.