-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
Komdigi Teguhkan Semangat Kebangkitan Nasional dan Kedaulatan Digital pada Harkitnas ke-118
Jakarta (Infrastruktur Digital) – Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Wayan Toni Supriyanto, memimpin upacara Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jalan Raya Kalibata No.14, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).
Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” sebagai ajakan untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga generasi muda, dan membangun kemandirian bangsa di tengah tantangan era digital.
Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital yang disampaikan oleh Wayan Toni Supriyanto, bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk kembali meneladani semangat perjuangan Boedi Oetomo yang lahir pada tahun 1908 sebagai tonggak kebangkitan bangsa Indonesia.
“Tantangan bangsa saat ini telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” demikian disampaikan oleh Wayan Toni Supriyanto .
Pemerintah, lanjutnya, terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program strategis nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, serta layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.
Di bidang ekonomi kerakyatan, pemerintah turut mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Melalui koperasi tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh akses yang lebih mudah terhadap kebutuhan dasar, seperti pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, hingga layanan kesehatan dan ekonomi lainnya sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Kebijakan tersebut mencakup penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun guna menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi anak-anak Indonesia.
Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta menjaga semangat kebangkitan nasional demi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.
Selain menjadi momentum refleksi sejarah bangsa, peringatan Harkitnas ke-118 juga menjadi pengingat bahwa semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui kesiapan menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan global. Pemerintah menilai penguatan literasi digital, perlindungan anak di ruang digital, serta pemerataan akses pendidikan dan informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan bangsa di era transformasi digital.
Upacara yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Kalibata tersebut turut diikuti oleh Sekretaris Ditjen Infrastruktur Digital Ervan Fathurokhman Adiwidjaja, Direktur Layanan Infrastruktur Digital Dwi Handoko, Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital Indra Maulana, serta jajaran pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital.
Sumber/ Foto: Humas Infrastruktur Digital.