-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
ASEAN Bahas Masa Depan Pengelolaan Spektrum dalam Pertemuan SSM-16 di Jakarta
Jakarta (Infrastruktur Digital) - Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menjadi tuan rumah Pertemuan ke-16 Sub-Working Group on Spectrum Management (SSM-16) yang mempertemukan delegasi negara-negara ASEAN, Sekretariat ASEAN, GSMA, dan mitra terkait.
Dalam sambutannya, Direktur Penataan SFR, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital Adis Alifiawan menegaskan bahwa pengelolaan spektrum memiliki peran yang penting sebagai fondasi transformasi digital di kawasan.
“Manajemen spektrum (frekuensi) terus berperan penting dalam memungkinkan transformasi digital, mengembangkan konektivitas, mendukung inovasi, dan memastikan teknologi dapat diterapkan secara berkelanjutan dan terkoordinasi,” ujarnya, Senin (29/06/2026).
Forum ini, juga berfokus pada isu manajemen spektrum frekuensi radio. Antara lain isunya 5G, 6G, satelit, serta beberapa project yang memang sedang dikerjakan dan dikaji lebih dalam di lingkup ASEAN ini.
Adis Alifiawan berharap dengan adanya pertemuan ini, Indonesia dapat menjalin kolaborasi lintas negara, yang dapat memperkuat kerja sama di kawasan ASEAN. Dan tentunya ini bisa membawa kepentingan bersama di forum yang lebih tinggi.
Sementara itu, Mr. Sipaseuth Suvilath (Laos) menyampaikan bahwa kerja sama ASEAN dalam pengelolaan spektrum frekuensi radio telah menunjukan perkembangan yang signifikan dan menjadi dasar penting bagi penguatan ekosistem digital kawasan.
“Kita menyambut hasil kerja bersama yang memperkuat peran pengelolaan spektrum (frekuensi) dalam membentuk masa depan digital ASEAN,” ujarnya.
Delegasi Malaysia, Mr. Tariq Imran Tofil bin Mohd Truffile (MCMC) menekankan pentingnya forum SSM sebagai ruang kolaborasi dan penyelarasan kebijakan antarnegara ASEAN.
“Forum ini menjadi platform penting untuk berbagi pengalaman dan membangun pemahaman bersama dalam pengelolaan spektrum (frekuensi),” ujarnya.
Pertemuan ini juga membahas sejumlah agenda strategis seperti spektrum frekuensi IMT 6 GHz, kebijakan satelit, Open RAN, hingga persiapan menuju WRC-27 serta rencana kerja SSM 2026-2029.
Secara keseluruhan, SSM-16 menegaskan komitmen ASEAN untuk memperkuat kerja sama regional dalam pengelolaan spektrum guna mendukung transformasi digital inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan yang dilaksanakan di Movenpick Hotel Jakarta City Center, Jakarta ini dihadiri oleh delegasi dari beberapa negara yaitu Indonesia, Malaysia, Vietnam, Filipina, Laos, Kamboja, Brunei Darussalam, Thailand, dan Myanmar.
Sumber/Foto: Humas Infrastruktur Digital