-
Email:
Callcenter_djid@komdigi.go.id -
Call us:
159 -
Webmail:
Surel
- Beranda
- Informasi & Publikasi
- Informasi Terkini
Seputar DJID
Perkuat Tata Kelola dan Integritas Data Jadi Budaya Baru Untuk Minimalisir Risiko
Bekasi (Infrastruktur Digital) – Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (DJID) Kementerian Komunikasi dan Digital RI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas melalui penyelenggaraan Sosialisasi Literasi Keamanan Data dan Privasi Digital sebagai Pilar Penguatan SPIP.
Dalam sambutannya Plh. Sekretaris Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Ervan Fathurokhman Adiwidjaja menegaskan bahwa kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan data harus menjadi budaya bersama.
“Tanpa kita sadari, setiap hari kita bergelut dengan data, baik dalam pekerjaan yang sifatnya supporting maupun pekerjaan utama kita. Namun sering kali kita belum sepenuhnya memahami bagaimana tata kelola dan perlakuan yang tepat terhadap data, khususnya data pribadi”, ujarnya, Jum’at (20/02/2026).
Ia menambahkan bahwa regulasi terkait perlindungan data pribadi bukan sekadar aturan administratif, tetapi harus diinternalisasikan dalam praktik kerja sehari-hari.
“Kita perlu internalisasi dan membangun budaya baru dalam hal tata kelola data, mulai dari pengendalian risiko, pengamanan, integritas, hingga penguatan budaya perlindungan data pribadi. Apalagi di DJID banyak data strategis yang beririsan dengan target komersialisasi penyelenggara telekomunikasi dan pemegang spektrum,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), khususnya pada unsur pengendalian dan pengelolaan sistem informasi serta pembatasan akses atas sumber daya dan pencatatannya. Sosialisasi ini berfokus pada peningkatan literasi keamanan data dan privasi digital di lingkungan DJID sebagai fondasi penguatan SPIP. Materi yang disampaikan akan mencakup pemahaman regulasi perlindungan data pribadi, tata kelola data strategis, pengendalian risiko, pengamanan informasi, hingga internalisasi budaya kerja berbasis integritas data.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya kompleksitas pengelolaan data di lingkungan DJID. Sebagai unit yang menangani data perizinan, PNBP, target capaian, spektrum frekuensi, serta perangkat telekomunikasi, DJID memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keamanan dan integritas data yang dikelola.
Ervan berharap agar kegiatan ini tidak berhenti pada tataran sosialisasi semata, tetapi benar-benar menjadi titik awal perubahan budaya kerja di lingkungan DJID. Ia menekankan bahwa Anda dan seluruh jajaran Ditjen Infrastruktur Digital memiliki peran penting dalam melakukan internalisasi serta membangun budaya baru dalam tata kelola data.
Menurutnya, aturan-aturan telah ditetapkan oleh negara. Kini, tugas Anda bersama adalah bagaimana saling meng-encourage, menggali, dan memastikan langkah-langkah konkret yang perlu dilakukan agar pengelolaan data, terutama yang bersifat strategis di DJID benar-benar terlindungi, terkendali, dan dikelola dengan penuh integritas.
Melalui sosialisasi ini, Ditjen Infrastruktur Digital berharap terbangun kesadaran kolektif bahwa keamanan data dan privasi digital bukan sekadar isu teknis, melainkan bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan literasi yang kuat, budaya kerja yang berintegritas, serta pengendalian risiko yang sistematis, penguatan SPIP di lingkungan DJID diharapkan semakin kokoh dan adaptif terhadap dinamika transformasi digital nasional.
Kegiatan bertempat di HARRIS Hotel & Conventions Bekasi. Kegiatan ini diinisiasi oleh Ditjen Infrastruktur Digital dan mengundang pejabat serta pegawai dari berbagai unit, antara lain Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Sekretariat Jenderal, Ditjen Pengawasan Ruang Digital, serta seluruh direktorat dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan DJID
Sumber/ Foto: Humas Infrastruktur Digital.